Masih dalam suasana pandemi covid-19 yg tak kunjung berakhir dan entah sampai kapan berakhirnya!!!pergantian tahun baru kali ini memang agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,kami sekeluarga sebenarnya bukanlah bagian dari orang-orang yang merayakan pergantian tahun,cuma biasanya setiap pergantian tahun kami sekeluarga juga traveling untuk sekedar melepas lelah dan berkumpul bareng keluarga besar untuk berwisata dalam berbagi keseruan,karena bertepatan juga dengan liburan sekolah anak-anak
Traveling dimasa pandemi ini agak ketat dengan peraturan-peraturan,was-was juga sich sebenarnya,cuma kami tak punya pilihan lain,rencana sudah tersusun rapi jauh-jauh hari sebelumnya,peraturan baru keluar dua hari menjelang hari H,dengan tekat yg kuat dan semangat perjuangan 45,akhirnya disepakati untuk tetap berangkat Tgl.02-01-2021,hehehe
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,perjalanan dimulai dengan titik kumpul di Mega Wisata Bonjol (MWB),disini kami sesi foto keluarga besar untuk dokumentasi perjalanan
Sesi foto di Mega Wisata Bonjol (MWB)
Kemudian perjalan dimulai dengan rute yang belum pasti,yang jelas tujuan utama dari tour kali ini adalah ibu kota sumbar yaitu kota padang,sampainya dibukittinggi mobil kami arahkan melewati objek wisata utama kota bukittinggi,yaitu jam gadang,seperti informasi yang beredar, rupanya benar adanya,jam gadang ditutup pakai kain,istilah orang-orang jam gadangnya dipakaikan masker,hahaha😄
Foto jam gadang ditutupi kain atau dipakaikan masker
Akhirnya perjalanan kami lanjutkan tanpa berhenti dulu di kota bukittinggi,menjelang kota padang panjang dapat kesepakatan rutenya ke kebun teh daerah solok melewati danau singkarak,di kawasan danau singkarak ini kami agak kesulitan juga untuk mencari tempat parkir, karena objek wisata daerah sini pun ditutup sesuai himbauan gubernur,sampai akhirnya kita mendapatkan tempat yang sebenarnya milik pribadi,orangnya pun ramah dan hebatnya lagi masuknya gratis, cuman bayar parkir saja 5k per mobil,wkwkwk
Cucu-cucu anggut/nenek di kawasan danau singkarak
Setelah makan siang dan foto-foto,perjalanan kami lanjutkan menuju kota solok,sampainya ditugu ayam kinantan maskotnya solok kami mampir untuk beistirahat sejenak
Anggut dan nenek berfoto dengan latar belakang ayam kinantan
Setelah puas perjalanan kembali kami lanjutkan menuju kebun teh yang menjadi tujuan awal dalam tour kali ini,disini cukup seru,udaranya asri membuat fikiran jadi fresh
Pemandangan kebun teh kawasan solok
Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju kota padang via sitinjau lauik,di sitinjau lauik berharap bisa bertemu dengan sihombing (Monyet fenomenal)yang viral di youtube,kih,kih,kih,cuma sayangnya pass lewat sitinjau hujan sangat deras,jadi kemungkinan sihombingnya malas keluar,gagal dech ketemu tu monyet😅akhirnya sampailah kami ditempat penginapan convention hall bukit lampu,tempat kami menginap/beristirahat melepaskan penat setelah seharian diperjalanan
Di dalam gedung convention hall bukit lampu
Setelah makan malam,istirahat dengan puas dan paginya juga disuguhi sarapan nasi goreng yg lezat kemudian kami meninggalkan penginapan menuju kawasan mande,perjalanan di kawasan mande mohon maaf tidak kami ceritakan,biarlah kami dan tuhan saja yang tahu😆kah,kah,kah
Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan menuju pantai padang,pass disimpang pantai air manis tersirat dihati untuk bersilaturrahim ke anak durhaka si malin kundang,karena ragu kami bertanya di warung kecil pinggir jalan,pantai aia manis tutuik yo da?jawaban yg mengejutkan,yang kami tanya pun diteruskan ke yang punya warung,teh manih ado pak kecek uda tu😆yang ditanya pantai air manis,yang dia dengar teh manis🤣rupanya objek wisata ini pun tutup juga,yach gagal dech silaturrahim ke legendaris si malin kundangnya😬xixixi
Lanjut ke kota padang,tepatnya pantai padang,kami sholat dzuhur di masjid kawasan muaro,masjid baru yang diberi nama masjid al-hakim,masjidnya cukup bagus dan bersih dengan pemandangan laut muara pantai padang👍
Masjid Al Hakim muara pantai padang
Kemudian setelah sholat saatnya makan siang,berhubung kawasan pantai padang diportal kami putuskan beli nasi bungkus dan mencari pantai yang tidak ditutup,Alhamdulillah nasi dapat dan tempat pun dapat,namanya pantai gading gajah dibelakang UNP,cukup bagus,tak kalah juga dengan muara cuma lokasinya aja yg dekat pemukiman warga,jadi akses jalan kelokasi agak sempit
Pantai padang belakang kampus UNP
Siap makan siang yang agak telat itu perjalanan kembali dilanjutkan ke pusat kota,kemanalagi kalau bukan ke transmart menyenangkan hati anak-anak kemudian lanjut ke masjid raya padang untuk sholat magrib
Masjid raya padang dimalam hari
Sekian dulu ya gaes(guys),masih banyak sebenarnya mau diceritakan,mumpung waktu sholat dzuhur untuk wilayah bonjol dan sekitarnya sudah masuk,maka kami cukupkan penulisan cerita ini sampai disini dulu,lain waktu kita sambung kembali dengan rute yang berbeda,dan yg pasti,kesimpulannya,tour kali ini semuanya kelihatan happy dan puas,InsyaAllah cerita selanjutnya akan kami update dilain waktu dan kesempatan,terima kasih,wassalam











Komentar
Posting Komentar